Pantai Blue Point atau disebut juga Pantai Suluban Bali adalah salah satu pantai yang menjadi destinasi pariwisata Bali hingga saat ini. Pantai ini disebut juga pantai Suluban dikarenakan jalan menuju tepi pantai yang super ekstrim terjal dan harus melewati beberapa goa karang.

Kata Suluban berasal dari kata “sulub” yang berarti merunduk. Jalan yang dilalui untuk mencapai pantai ini harus melewati karang-karang yang membuat kita arus lebih berhati-hati dan merunduk ketika melewatinya. Hal tersebutlah yang membuat Pantai Blue Point disebut juga Pantai Suluban.

pantai suluban bali

Wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik tidak pernah ragu untuk berkunjung ke pantai yang terkenal dengan keindahan laut dan karangnya yang sungguh mempesona. Meskipun jalan yang dilalui cukup sulit, namun hal tersebut tidak menjadi alasan para wisatawan untuk tidak berkunjung ke salah satu pantai terindah di Bali ini. Pantai Suluban berlokasi di Desa Pecatu Bali.

Keindahan Pantai Suluban Bali nan Elok

Bagi para wisatawan lokal, pantai suluban bukan satu-satunya pantai menarik di Bali. Hal ini dikarenakan Bali mempunyai berbagai destinasi wisata pantai yang tidak kalah menarik dibanding dengan pantai Suluban. Beberapa diantaranya pantai Pandawa, pantai Dreamland, dan pantai Padang-Padang pantai. Berbagai destinasi wisata pantai tersebut dapat anda kunjungi hanya dengan 1 x 24 jam.

Jarak pantai satu dengan pantai lainnya tidak terlalu jauh apabila ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jalan yang dilalui dari kota Denpasar cukup mudah, hanya mengikuti petunjuk ke arah Desa Pecatu dan kemudian mengikuti arah jalan yang sedikit berliku hingga sampailah pada tujuan utama yaitu destinasi Pantai Indah Pecatu. Baca juga 7 obyek wisata Mandalika Lombok yang menakjubkan.

Perjalanan menuju Pantai Suluban sebenarnya cukup mudah. Untuk mencapai “bibir” pantai yang terkenal eksotis tersebut, para wisatawan harus menuruni tebing bebatuan nan terjal dan jalan yang berlika-liku dengan berjalan kaki sekitar satu kilometer.

Namun jangan khawatir, meskipun tebing yang dilalui terkensan terjal, dapat dipastikan jalan yang dilalui ini sangat aman dengan hanya cukup mematuhi peraturan yang ada. Beberapa peraturannya misalnya berjalan segaris dan tidak saling mendahului.

Beberapa wisatawan yang datang ke pantai ini justru sengaja datang untuk menantang diri berdiri di bibir pantai. Semua tantangan tersebut akan terbayarkan apabila kita sampai di “bibir” pantai yang sungguh “bali”. Semilir angin dan pemandangannya yang menakjubkan akan membuat para wisatawan untuk datang kembali di lain waktu. Lihat juga tips menghitung biaya wisata backpacker ke Karimunjawa.

Di pantai ini, juga tersedia banyak restoran, cafe dan beberapa tempat berbelanja oleh-oleh ataupun perlengkapan berenang jika tripers tidak membawa kelengkapan berenang. Beberapa kegiatan yang dapat tripers lakukan ialah berselancar (surfing), berenang, menyelam dangkal (snorkling), berjemur, dan berfoto tentunya.

Selain itu, ada beberapa tripers yang datang untuk membawa tenda dan menginap semalam ditemani dengan lagu syahdu, suara debur ombak dan hangatnya api unggun.

Sungguh menarik kan tripers? Ayo datang dan singgahi Pantai Suluban Bali sebab bule Eropa aja udah kesana, masak kita orang satu negara belum pernah?